Langkah Tepat Memilih Investasi Properti Produktif dan Passive Income

Investasi merupakan langkah tepat yang dapat anda jadikan pilihan untuk memelihara keuangan anda menjadi semakin meningkat setiap harinya. Salah satu bentuk investasi yang paling banyak diminati pada saat ini adalah investasi properti produktif. Hal ini karena investasi properti itu sendiri memiliki banyak keuntungan yang bisa didapatkan.

Sebelum membahas secara lebih rinci mengenai investasi properti produktif untuk menghasilkan passive income. Akan lebih baik jika kita membahas mengenai keuntungan berinvestasi properti dibandingkan dengan jenis investasi yang lainnya.

Keuntungan Investasi Properti Produktif

Keuntungan Investasi Properti Produktif

Berikut beberapa keuntungan atau kelebihan dari investasi properti produktif dibandingkan dengan jenis investasi yang lainnya.

  1. Memiliki Nilai Tambah

Jika dibandingkan dengan jenis investasi yang lainnya investasi properti produktif lebih memiliki nilai tambah yang lebih tinggi. Selain itu, nilai tambah tersebut juga akan semakin tinggi setiap tahunnya karena harga properti semakin hari semakin meningkat

Misalnya saja jika bangunan berada di lokasi yang strategis dengan akses dan fasilitas yang baik maka harga jualnya juga akan semakin tinggi. Ditambah lagi jika anda membuat bangunan dengna arsitektur yang unik dan indah. Hal ini akan melambungkan harga bangunan properti produktif menjadi lebih tinggi lagi.

  1. Peningkatan Pendapatan Setiap Tahunnya

Dari sebidang tanah yang kemudian dikembangkan dengan membangun sebuah bangunan atau rumah dan ruko maka anda sebagai seorang investor juga dapat menyewakan properti yang anda miliki kepada seseorang yang membutuhkan.

Keuntungan lain dari bisnis properti yang akan anda dapatkan dalam hal ini adalah kenaikan dari harga sewa yang juga akan semakin meningkat. Hal tersebut terjadi karena sifat tanah yang semakin langkah dan juga properti yang akan terus terjadi dalam pertumbuhan ekonomi yang terus berkembang pada saat ini.

  1. Peningkatan Nilai Tanah

Harga tanah yang semakin meningkat setiap tahunnya memberikan keuntungan lain dari investasi properti yang sedang atau akan anda jalankan. Sudah dapat dipastikan bahwa harga tanah akan semakin tinggi dan akan terus mengalami peningkatan di setiap tahunnya. Hal ini karena jumlah manusia yang setiap saat terus bertambah dan meningkat, sementara jumlah tanah tidak dapat bertambah.

Teori ini merupakan teori klasik yang secara sederhana dapat dijadikan sebagai analogi untuk menjelaskan mengapa harga tanah semakin meningkat di setiap tahunnya dan dari waktu ke waktu.

  1. Investasi Jangka Panjang

Dibandingkan dengan jenis investasi yang lainnya, investasi properti produktif ini memiliki karakter sebagai investasi yang tahan lama jika dibandingkan dengan investasi dalam bentuk deposito, emas dan investasi yang lainnya.

Siteplan Perumahan
Siteplan Perumahan Berfasilitas Lengkap

Bisnis properti memiliki horizon atau jangka waktu yang lebih lama dibandingkan dengan investasi yang lainnya yakni berkisar antara 3 hingga 5 tahun. Yang artinya setelah jangka waktu 3 hingga 5 tahun maka perkembangan nilainya juga sudah cukup berarti untuk menghasilkan keuntungan atau capital gain yang cukup besar. Capital gain dapat dihitung berdasarkan selisih dari harga beli dan harga jual pada saat itu.

  1. Daya pengungkit Investasi Jauh Lebih Tinggi

Jika dibandingkan dengan contoh investasi yang lainnya, investasi properti produktif memiliki daya pengungkit investasi yang lebih tinggi. Misalnya saja, ketika anda melakukan investasi properti dengan uang sekitar Rp. 100 juta sebagai uang muka atau DP, maka anda bisa memiliki investasi propert sebesar Rp. 500 juta atau lima kalipat dari uang muka yang anda berikan. Hal ini karena sisanya yang Rp. 400 juta akan dibayarkan oleh anda dengan menggunakan pembiayaan bank.

Lalu, jika nilai investasi naik 10% maka menjadi Rp. 550 juta. Artinya anda akan mendapatkan keuntungan sebesar Rp. 50 juta atau 50% dari investasi awal yang hanya membayar DP sebesar Rp. 100 juta. Jadi, inilah yang dimaksud dengan daya pengungkit investasi yang tinggi.

  1. Terlindungi dari Inflasi

Inflasi merupakan sebuah momok bagi para pembisnis dan masyarakat pada umumnya secara luas. Hal ini karena investasi sendiri dapat menurunkan nilai mata uang rupiah dan harga bahan pokok menjadi lebih meningkat.

Pada jaman dahulu, secara tradisional orang akan membeli tanah dan bangunan untuk menjaga investasinya agar tidak tergerus oleh adanya inflasi. Dalam hal ini, investor meyakini bahwa nilai investasi tidak akan turun seperti nilai mata uang yang akan tergerus oleh inflasi. Bahkan karena sifat dari tanah dan properti yang langka, nilai investasi tersebut malah akan terus meningkat seiring dengan berjalannya waktu.

  1. Memiliki Agunan yang Baik

Tidak seperti investasi keuangan, investasi properti produktif merupakan agunan atau jaminan yang paling solid. Bahkan, properti di beberapa Negara digunakan sebagai jaminan paling tinggi. Di beberapa Negara perbankan tidak segan meminjamkan dana hingga 80% dari nilai agunana yang diberikan.

  1. Kebanggaan Tersendiri bagi Pemilik

Rasa bangga terhadap kepemilikan properti lebih tinggi jika dibandingkan dengan investasi jenis yang lainnya. Tidak heran jika pada jaman dahulu, tuan tanah akan diasosiasikan sebagai orang kaya karena memang melalui investasi produktif yang dijalankannya ia akan mendapatkan hasil income yang maksimal baik dari penjualan atau sewa.

Peluang Bisnis Investasi Properti Produktif

Sebelum anda menjalankan bisnis properti atau memilih investasi properti produktif, terlebih dahulu anda harus memahami mengenai ilmu properti. Ilmu mengenai invetasi properti ini dapat anda dapatkan dari artikel, buka, atau media yang lainnya.

kavling aljami bee garden
Contoh Kavling Produktif Penghasil Madu

Ilmu dalam menjalankan bisnis atau investasi properti produktif ini akan menentukan kesuksesan anda dalam menjalankannya.

Berbicara mengenai peluang bisnis investasi properti produktif jika dilihat dari laporan properti yang ada, segmen properti jenis apartemen memiliki angka yang paling tinggi yakni sebesar 6,11% pada beberapa tahun terakhir kemarin.

Maka dari data yang didapatkan pada laporan properti tersebut menunjukkan bahwa pertumbuhn angka indeks properti rendah, baik dilihat dari sisi pasokan, harga dan permintaan yang masih menunjukkan pertumbuhan yang kecil.

Namun, dilihat dari pertumbuhan kredit property pada tahun ini menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Menurut pakar properti tahun ini merupakan titik balik pertumbuhan bisnis atau investasi properti produktif.

Rahasia Sukses Investasi Properti Produktif

Menurut penelitian yang dilakukan oleh beberapa pakar properti hal tersebut disebabkan oleh beberapa hal yakni tingkat inflasi atau suku bunga yang mulai turun. Selain itu, beberapa hal lain juga mempengaruhinya salah satunya yakni tax amnesti.  Program yang dicanangkan beberapa waktu yang lalu oleh pemerintah diyakini dana dari tax amnesti akan mengalir juga ke sektor properti.

Rahasia Sukses Investasi Properti Produktif

Oleh karena itu, inilah saat yang tepat untuk melakukan investasi properti produktif. Namun untuk memulai bisnis investasi properti produktif. Nah, untuk memulai investasi properti produktif berikut beberapa rahasia sukses investasi properti produktif yang dapat anda coba terapkan.

  1. Waktu yang Tepat

Untuk menjalankan bisnis properti produktif, pastikan anda membeli property pada waktu yang tepat. Dengan kata lain, pada saat anda akan membeli properti kepada penjual pastikan anda harus memiliki bargaining position.

Hal ini biasanya ditandai dengan terjadinya keterbatasan pada peredaran mata uang. Pada saat itu, penjual biasanya akna menjual properti yang dimilikinya di bawah harga pasar. Tidak hanya itu, waktu yang paling baik untuk membeli properti produktif adalah pada saat properti tersebut sudah berada di daerah yang berkembang atau wilayah yang baru saja mengalami perkembangan.

Baik pada saat launching pertama atau pada saat pembangunan. Dengan begitu, anda akan mendapatkan harga yang lebih ekonomis dan murah jika dibandingkan pada saat properti sudah berdiri.

  1. Pilih Lokasi yang Tepat

Selain membeli properti pada waktu yang tepat, hal lain yang juga harus anda perhatikan adalah memilih lokasi yang tepat. Hal ini karena kesuksesan bisnis atau investasi properti produktif terletak pada lokasi properti yang anda miliki pada saat itu.

Lokasi properti merupakan suatu hal yang perlu diperhatikan sebelum anda memutuskan untuk memulai investasi properti produktif. Pembelian dengan harga yang cukup tinggi menurut kami tidak masalah jika pada akhirnya invetasi properti produktif anda dapat menghasilkan keuntungan yang lebih tinggi untuk kedepannya.

Dari beberapa indikator dalam menentukan lokasi properti produktif yang tepat. Berikut beberapa indikator yang harus anda perhatikan.

  • Pastikan anda memilih lokasi untuk menjalankan bisnis properti produktif yang memiliki jumlah orang pendatang atau orang yang menginginkan hunian di tempat tersebut ebih tinggi dibandingkan dengan jumlah orang yang ingin pergi meninggalkan tempat tersebut.
  • Pastikan lokasi properti anda memiliki infrastruktur dan fasilitas yang mendukung.
  • Pastikan area tersebut memiliki potensi untuk terus tumbuh di masa mendatang.
  • Berkatan dengan kantor-kantor bisnis atau universitas yang akan membuat nilai jual dan nilai sewa menjadi lebih tinggi.
  1. Jalin Kerjasama dengan Developer Handal

Kunci sukses bisnis investasi properti produktif yang berikutnya adalah pastikan anda memiliki kemitraan dengan seorang developer yang berkomitemen dan memiliki reputasi yang menjanjikan.

  1. Rencanakan Keuangan dengan Cerdas

Rahasia sukses yang investasi properti produktif yang berikutnya adalah pastikan anda merencanakan keuangan anda dengan cerdas. Hal ini karena masalah terbesar dalam bisnis properti produktif adalah sektor keuangan. Pada saat keuangan kurang memadai maka hal tersebut akan menjadi kendala dalam berbisnis properti yang produktif. Jadi, pastikan anda merencanakan keuangan dengan baik dan cerdas.

Tips Mendapatkan Passive Income dalam Bisnis Properti Produktif

Beberapa masalah yang sering dikeluhkan oleh pemilik properti adalah properti yang tidak terawat. Hal ini karena terkadang pemilik properti merasa bingung bagaiman cara untuk mengurus properti yang dimilikinya.

Tips Mendapatkan Passive Income dalam Bisnis Properti Produktif

Mengelola aset properti produktif merupakan suatu hal yang gampang-gampang susah. Jika tidak bisa mengelola aset properti bukan hal yang tidak mungkin kita akan mengalami kerugian akibat hal tersebut.

Kerugian yang biasanya terjadi pada aset properti yang dimiliki misalnya pada saat anda berencana menyewakan rumah untuk dijadikan kos atau sebuah kontraan namun malah merugi karena banyaknya kompetitor yang juga bergerak dibidang tersebut. Selain itu, kerugian juga dapat terjadi ketika kita mencoba-coba berbagai strategi dalam mengelola aset properti.

Nah, untuk mengatasi masalah tersebut berikut akan kami jelaskan mengenai tips mengelola properti produktif agar bisa menghasilkan passive income sesuai dengan yang diharapkan.

  1. Menjadikan Properti sebagai Kos-kosan

Cara mengelola properti produktif agar menghasilkan passive income yang pertama adalah anda bisa menjadikan properti produktif yang anda miliki sebagai tempat kosan. Hal ini sangat tepat sekali untuk digunakan jika lokasi properti yang anda miliki berada di sekitar kampus atau universitas atau juga di dekat perusahaan atau industri.

Dengan menjadikan properti produktif sebagai kos-kosan anda akan mendapatkan passive income disetiap bulannya. Sangat menarik sekali bukan?

  1. Kontrakan Dengan Hasil Tahunan

Sama halnya dengan kosan, cara lain untuk menjadikan properti yang anda miliki lebih produktif dan menghasilkan passive income yang selanjutnya adalah dengan membuatnya menjadi kontrakan.

Menjadikan properti produktif sebagai kontrakan akan membuat anda menghasilkan passive income setiap tahunnya. Kontarakan biasanya memiliki harga yang relatif lebih murah dibandingkan dengan kosan karena memang sistemnya kontrak tahunan. Di lingkungan kampus membuat properti sebagai kontarkan merupakan suatu hal yang sangat berpotensi sekali.

  1. Guest House

Tidak hanya dapat dijadikan sebagai kosan atau kontrakan. Properti produktif yang anda miliki juga dapat dijadikan sebagai guest house menyerupai hotel yang dapat dijadikan sebagai tempat penginapan harian.

Dengan disewakan secara harian, pendapatan yang akan anda miliki akan jauh lebih banyak dibandingkan dengan hanya sekedar dijadikan kostan atau disewakan seperti biasanya. Biasanya tariff menginap dalam suatu guest house per harinya berkisar antara 800 ribu hingga 2 juta rupiah. Hal ini tergantung pada tipe rumah dari properti yang anda miliki.

Guest house biasanya paling banyak dicari oleh para rombongan untuk menginap. Pendapatan anda juga akan semakin banyak dan semakin tinggi jika lokasi properti anda berada di daerah tempat wisata di kota yang cukup terkenal.

Trik Agar Penyewa Properti Tetap Loyal

 

villa the ortensia village tampak depan
villa dan homestay the ortensia village dapat disewakan

Kenaikan harga sewa properti pastinya akan membuat penyewa properti yang anda miliki menjadi berpikir ulang untuk tetap loyal kepada anda. Nah, bagi anda yang menjalankan bisnis sewa properti pastikan anda mengikuti trik menyewakan properti berikut ini agar penyewa tetap loyal dan setia kepada anda.

  1. Naikkan Tarif Sewa Secara Perlahan

Trik yang pertama dapat anda lakukan untuk meningkatkan pendapatan passive income anda adalah anda bisa menaikkan tarif sewa secara perlahan. Jika itu adalah klien baru anda, anda bisa melakukan trik ini.

  1. Berikan Layanan Tambahan

Agar penyewa loyal anda tidak kabur, trik selanjutnya yang dapat anda lakukan adalah dengan memberikan layanan tambahan. Jadi, jika anda ingin menaikkan harga sewa pastikan juga anda memberikan layanan tambahan misalnya seperti dengan adanya fasilitas seperti cctv atau tambahan keamanan yang lainnya.

Selain fasilitas keamanan, anda juga bisa memberikan kemudahan untuk mendapatkan air bersih yang sebelumnya memang hanya dari air tanah yang dipompa serta fasilitas dan layanan lainnya.

  1. Membuat Klien Merasa Nyaman

Dengan adanya fasilitas tambahan seperti yang sudah dijelaskan diatas. Secara tidak langsung hal tersebut akan membuat klien merasa nyaman dan tidak merasa keberatan jika harga sewa naik karena memang ada fasilitas tambahan yang diberikan.

  1. Memberikan Perbandingan Harga yang Lainnya

Kemampuan berbicara secara jelas dan persuasif sangat dibutuhkan pada kondisi ini. Jadi, pastikan anda bisa mempengaruhi klien dengan gaya bicara anda yang meyakinkan bahwa harga yang diberikan sudah cukup murah jika dibandingkan dengan properti lainnya yang serupa dan juga disewakan.

Dengan begitu klien tidak akan menolak jika harga dinaikkan karena mereka merasa tetap lebih murah properti milik anda.

Itulah informasi mengenai langkah tepat menjadikan investasi properti produktif sebagai pilihan menghasilkan passive income. Semoga artikel ini bermanfaat, terimakasih.